Kisah Kecewa Orang-orang dekat Megawati....

Guest's picture
http://nasional.kompas.com/read/xml/...Dekat.Megawati...
================================================== ===================
AKARTA, KOMPAS.com - Beberapa kader PDI dan orang kepercayaan sekarang berbelok arah mendukung SBY-Boediono. Hal tersebut mereka lakukan karena merasa kecewa atas sikap Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Seperti yang dikatakan Alex Asmasoebrata. Tokoh balap nasional ini merasa sebagai pengurus PDI segala pengalaman, manis dan pahit bersama partai banteng itu telah ia rasakan. "Orang tua saya mimpin PDI di Jakarta selama 25 tahun, lalu dilanjutkan dengan saya 5 tahun. Berarti sudah 30 tahun keluarga saya membesarkan PDI. Banyak kenangan manis yang saya dapat, tapi tak sedikit pula kenangan pahit saya telan," ujarnya di Jakarta, Jumat (3/7).

Aspirasi yang ia sampaikan hanya dianggap angin lalu dan tidak pernah terakomodasi. Hal yang sama ia alami selama bertahun-tahun. Tak hanya itu, tanpa alasan yang jelas Megawati menolaknya saat diajak berjabatan tangan. "Bayangkan saja orang yang mengangkat Mega, melantik Mega, membiayai dan lainya itu, salaman kepada saya tidak mau, dan buang muka apa pantas?" tanyanya.

Pada saat itu Alex tidak emosi, yang ia lakukan hanya tersenyum dan menguatkan tekad untuk mendukung SBY pada pilpres tahun 2004 silam. "Waktu saya gabung dengan SBY, dia belum jadi apa-apa, masih jadi Menko Polkam. Tapi saya saya pikir dia satria piningit dan memimpin bangsa degan amanah," ujarnya.

Pengalaman lain dipaparkan oleh Ratna Purnami salah satu orang kepercayaan Megawati. Dirinyalah yang matian-matian membujuk Alex Asmasoebrata untuk mendukung Megawati agar dapat menjadi ketua Umum PDI di tahun 1995. Saking dekatnya Ratna dengan Mega, orang-orang di sekelilingnya sampai mengeluarkan guyonan, Mega hanya dapat tidur satu selimut dengan dua orang, yaitu Taufik Keimas dan Ratna.

Namun selama dekat dengan Mega, ternyata Ratna menyimpan suatu kekecewaan. Dirinya tidak cocok dengan gaya kepemimpinan Mega. "Kalau ada yang bilang Mbak Mega bilang dekat dengan rakyat itu tidak benar. Bagi saya memimpin wong cilik itu tidak seperti ini. Mbak Mega juga bukan orang yang pemaaf," ujarnya.

Namun Ratna enggan untuk menceritakan lebih mendalam kekecewaan yang dialaminya. Ia berdalih, waktunya belum tepat. "Banyak hal lah yang saya alami. Setelah pilpres mungkin akan saya ungkapkan secara detil. Tapi saya tidak menyesal meninggalkan Mega, walau saya disebut panglima Mega," tuturnya.

Setelah meninggalkan Mega, kemudian Ratna bergabung dengan Alex Asmasoebrata untuk mendukung SBY. "Dari dulu Pak Alex memang atasan saya, dan saya tidak keberatan dengan hal itu," ujarnya seraya tertawa.

Kisah lain dipaparkan Markus Wauran, mantan kader PDI ini juga membelot disebabkan ia tidak cocok dengan sifat Megawati yang tidak mudah memaafkan. Menurutnya hal tersebut tidak sesuai dengan sifat Bung Karno. Selain itu, ia juga menyesalkan sikap Megawati yang tidak melayat saat Sophaan Sofian meninggal. "Dalam politik itu ada perdebatan tapi jangan hilang pertemanan, kita jadi politisi sekaligus negarawan," tuturnya.

"PDI itu partai kalah terus. Selama puluhan tahun kita hidup kalah terus. Kami sudah pensiun dan enggak mau berkecimpung di partai yang kalah terus, ingin ada di partai yang menang biar bisa hidup tenang," urainya.
================================================== ================

PDI-P = Loser partai ...

Pemimpinnya apa lagi... top loser...
mati deh tuh prabowo ... biayain kampanye konyol

SBY jg ... pas debat pertama kali .. mo nyalamin si Mega .. mega malah buang muka n ngeloyor .....

Meganil meganil .... dasar perempuan ga tau malu ... belaga jadi pemimpin segala ...
ke laut ajee...
aini's picture

meskipun gw perempuan dan baru pertama X kut Pilpres tapi maf bukan berarti dukung anda Bu Mega karena bagiku harus tetap laki-laki yang memimpin negara ini bukan perempuan!!! apalagi Anda yang notabene perempuan yang haus dan rakus oleh kekuasaan dan harta semata tapi anehnya Anda gak sadar juga yach klo anda tuh gak layak u/ jadi presiden, LAGI!!! Anda sudah gagal dulu gak malu apa?!?duh Bu Bu ko Anda yow ndak seperti Ayah anda yach yang kharismatik dan pemaaf?? Apa anda benar anak kandungnya yach tapi kok arogan yow.  (nti gw disuruh minum air kobokan kakinya lagi hueks... pih!!) pizzzz ah ^_^

Apapun pilihan partainya SBY tetap presidennya LANJUTKAN!!!



arie's picture
hmm... 

Guest's picture
setuju banget tuh gue... anti pemimpin perempuan..menyalahi  anjuran dan wejangan Nabi Muhammad, perempuan ditakdirkan bukan jadi Imam. kalau perempuan jadi Pemimpin, kiamat deh...

Andi Malarangeng's picture

Inilah daftar panjang kegagalan SBY !!!!

Sekedar info renungkan hal-hal berikut ini :

- Sby tidak memiliki visi yg jelas tentang pembangunan ekonomi. Ekonomi masih terkooptasi gaya Orba yang sudah terbukti gagal yaitu dengan menerapkan rejim neoliberalisme.

- Sby tidak mampu memenuhi janji nya untuk mensejahterakan masy (harga sembako mahal, minyak tanah menghilang, antri dimana-mana)

- Sby tidak memenuhi janji tidak menaikan harga BBM (saat kampanye 2004)

- Sby tidak memenuhi janjinya untuk menurunkan angka kemiskinan menjadi 18 juta (dari awalnya 36 juta), malah angka kemiskinan meningkat menjadi 41 juta jiwa* pasca kenaikan harga bbm 23 mei 2008 lalu

- Sby tidak mampu mewujudkan janjinya dalam kampanye 2004 untuk membangun 1 juta rumah untuk kalangan miskin

- Sby telah menyerahkan kekayaan negara berupa kandungan Blok Cepu sebanyak 10,9 milyar barel* kepada perusahaan asing (Exxon Mobile)

- Pemberantasan korupsi dibawah pemerintah SBY sangat lamban. Tidak ada satupun kasus besar (BLBI) yg dapat diselesaikan oleh Kejakgung dan Polri era Sby. Pemberantasan korupsi sepenuhnya dilakukan oleh KPK yang merupakan badan independen (bukan subordinat Sby)

- Pemerintah Sby melakukan state capture corruption, yaitu membiarkan legislasi pemerintahannya digerogoti oleh elit konglomerat yang menguasai berbagai proyek-proyek nasional

- Pemerintah Sby melakukan state capture corruption dengan menjadikan politik APBN untk mempertahankan kekuasaan dengan menciptakan program-program yang berpotensi menyebabkan moral hazard di masyarakat sperti PNPM, P2KP, dll. Program-program tsb sangat lemah dalam tahap pengawasan sehingga rawan penyimpangan.

- Pemerintah Sby menyuburkan KKN dengan menjadikan (beberapa) kerabat dan Tim Kampanye 2004 menjadi pejabat penting di BUMN dan TNI

- Sebagai Presiden, Sby tidak bisa menjadi panutan bagi rakyatnya dalam bertindak prudent atau hati-hati dengan adanya kasus Sby ketipu sebanyak 3 kali yaitu Blue energy, padi supertoy dan pupuk nutrisi.

- Sby telah melepaskan para kriminal Gam yang telah membakari ribuan gedung sekolah dan pemerintahan, melakukan pembunuhan dan terorisme thdp rakyat tak berdosa, memungut pajak secara tidak sah dengan melakukan perjanjian Helshinky tanpa ada jaminan bahwa Gam tidak akan memerdekakan diri.

- Sby tidak berani mereformasi binsis TNI

- Angaran naik 2 kali lipat, tapi kemiskinan tidak berkurang, bahkan cenderung bertambah. Artinya, kebijakan yang ditelurkan tidak tepat sasaran dan tidak kredibel

- Sby tidak mampu menjaga stabilitas ekonomi makro seperti inflasi yg sangat tinggi, ihsg dan kurs yng tidak stabil.

- Sby tidak mampu meningkatkan alutsista negara secara signifikan padahal APBN naik 2 kali lipat dibanding 2004.

- Politik luar negeri sangat kental dengan kepentingan Pihak AS sebagai contoh Sby tidak mampu bersikap tegas atas dikeluarkannya resolusi PBB tentang Nuklir Iran. Sby tidak memperhitungkan sebagai negara Islam terbesar di dunia lbh memilih untuk membela kepentingan sekutu AS ketimbang Iran. Sby juga menyerahkan Blok cepu kepada AS 1 hari sebelum kunjungan Menlu AS ke Indonesia.

- Sby mengembangkan penegakan hukum secara adat, yaitu dengan membiarkan menteri2 nya yang terlibat kasus korupsi tidak diproses secara hukum yaitu Sudi, Hamid, Dino, Maftuh, Fahmi, Paskah, Kaban, Numbery, dll.

- Dalam banyak kesempatan Sby melakukan pembohongan publik yaitu tentang angka kemiskinan dalam pidato kenegaraan thn 2006 dan tahun 2008

- Sby diduga melakukan pembohongan publik dgn merekayasa statistik kemiskinan dan pengangguran. Hal ini dimungkinkan karena sejak thn 2005 BPS dialihkan menjadi dibawah wewenang Bappenas, bukan lagi di bawah Presiden

- Gagal dalam mengawal pesta demokrasi Indonesia yakni PEMILU 9 April 2009 yang memicu kekisruhan.


apakah sejak Ibu Megawati memimpin, negeri ini KIAMAT..??? ingat anda bukan Tuhan atau Maha Pencipta.. Insyallah siapapun Presiden terpilih.. mereka memiliki niat yang sama yakni Mensejahterakan Bangsa Indonesia.. cuma dalam proses nya yang terkadang menjadi masalah..


Guest's picture

berarti pilih JK dong!

lebih cepat lebih baik, menjadi bangsa mandiri :D


Guest's picture
yg ngomong ini kaya ga punya dosa aja............ hahhahaha, bcaain slh org

mancing's picture
Yah namanya manusia, semua calon presiden gak ada yang sempurna. Mari mancing nyok...

sip sdh's picture

lanjutkan....penderitaan

bendera telah dikibarkan...smbil menangis tidak rela

ato

lebih cepat lebih baik....melihat kehancuran  negeri ini

klo bisa milih terbaik dari yg terjelek.....

lebih cepat lebih baik hee...abis masa pergantian capres nya  kan cepat, wkwkwkwkkk...kacaw komen q bro.

joke&piss men


ckckckck....'s picture

budhe mega....budhe mega....

ga' usah sok bisa mimpin deh.udah kampanye nya nyalahin pemerintahan yang sekarang terus..

mank budhe dulu bisa apaan???buat negara miskin???jual aset negara lagi???


prie's picture
tahukah anda ..?? kodok jalannya loncat,kalo kuda jalannya lari. kenapa ya..?? mang gw pikirin..