(PDF) Inilah Bocoran PALING LENGKAP Dokumen Audit BPK atas Century

Ayu Azhari's picture
Silakan agan-agan menilai sendiri apa yang terjadi dengan Century

VIVAnews - Hasil audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas PT Bank Century Tbk telah diserahkan ke DPR pada Senin, 23 November 2009. Audit ini menjadi senjata DPR dan kelompok anti pemerintah untuk menyerang dan memojokkan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono.

Dokumen audit BPK ini mengungkap adanya berbagai kelemahan dalam proses penanganan PT Bank Century oleh Bank Indonesia hingga saat bail-out dilakukan setahun lalu, pada 21 November 2008.

Itu mulai dari proses merger Century, pemberian fasilitas pendanaan jangka pendek, penetapan Bank Century sebagai bank gagal sistemik, penggunaan dana FPJP dan penyertaan modal sementara hingga soal praktek-praktek pelanggaran atas ketentuan yang berlaku oleh direksi, pemilik dan pihak terkait bank.

BPK menilai BI tidak tegas dalam mengawasi Century, BI dan LPS melakukan rekayasa aturan agar bisa memberikan suntikan dana bagi Century. Soal bank gagal yang berdampak sistemik, menurut BPK, BI tidak memberikan informasi yang sesungguhnya, lengkap dan mutakhir kepada Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Dari total suntikan dana LPS sebesar Rp 6,7 triliun, menurut temuan BPK, sebanyak Rp 6,1 triliun diakibatkan oleh praktek-praktek pelanggaran oleh Robert Tantular, Rafat Ali Rizfi dan Hesham al Warraq.

Namun, sejumlah temuan BPK ini dibantah oleh Departemen Keuangan dan Bank Indonesia. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan bahwa keputusan KSSK sudah memenuhi tiga asas dan syarat-syarat untuk menyelamatkan Bank Century.

Ketiga asas itu adalah kesesuaian aturan perundang-undangan, kewenangan yang sah dan bagi para pejabat dalam menentukan kebijakan, serta tujuannya bermanfaat dan bertanggungjawab.

Sedangkan, Deputi Gubernur Senior BI Darmin Nasution juga menilai temuan yang disampaikan oleh BPK banyak yang tidak benar dan sesuai dengan fakta yang sesungguhnya.

Bocoran lengkapnya audit BPK di sini gan, sorry bentuk pdf