Ya Ampun, Anak SD Itu Sudah Berani Memerkosa
|
Posted by dewi persik mewek
Posted on Wed, 11/25/2009 - 13:39 |
RABU, 25 NOVEMBER 2009 | 10:27 WIB
MALANG, KOMPAS.com — Peristiwa ini mungkin bisa menjadi pelajaran bagi orangtua dalam hal mendidik anaknya. RU, bocah berumur 12 tahun, dilaporkan kepada polisi gara-gara diduga memerkosa tetangganya yang juga masih bocah. Anak perempuan ini masih berusia tujuh tahun atau kelas I SD.
Peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat (21/11) di Kabupaten Malang. Didampingi kedua orangtuanya saat melapor ke Polsek Singosari, Selasa (24/11), Ai, yang menjadi korban pencabulan, dengan polos bercerita jika pada Jumat siang ia diminta bermain ke rumah RU yang saat itu kosong. Bocah ingusan itu mengatakan, ia diiming-iming uang Rp 1.000 agar bersedia bermain di sana.
Malang bagi Ai, bukan sebuah acara bermain bersama yang didapat. Bocah mungil ini justru mendapatkan perlakuan yang tidak semestinya. RU yang tubuhnya tiga kali lebih besar mencabulinya. Ai yang takut tidak bisa berontak, berteriak pun tidak bisa karena mulutnya disumpal kain.
Aksi yang tidak semestinya dilakukan bocah seumuran RU terbongkar setelah beberapa warga yang sebelumnya melihat Ai bermain di rumah tersebut, tetapi hingga siang tidak juga keluar. Warga kemudian masuk rumah dan mendapati RU dan Ai yang busananya sudah tidak lengkap.
Tidak ingin berpolemik, warga memulangkan Ai ke rumah orangtuanya. Akan tetapi, orangtua Ai yang mendapatkan laporan dan mendengarkan cerita langsung dari Ai tidak terima dan melapor kepada polisi. Terlebih Ai terus menangis karena merasa sakit di kemaluannya. Yang mengejutkan, (maaf) di alat vital Ai ditemukan juga cairan hand and body lotion.
RU yang sempat menjalani pemeriksaan mengatakan, ia sama sekali tidak mengingat kejadian tersebut. RU merasa sedikit linglung seusai mandi di sebuah sumur dekat sekolahnya. “Saya cuma ingat dituntun seorang perempuan seusai mandi di sumur dan kemudian pulang,” ucapnya polos.
Kapolsek Singosari, Kabupaten Malang, AKP Agus Guntoro mengatakan, kasus ini dilimpahkan ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Malang, mengingat terlapor dan pelapor masih di bawah umur. why
untuk orang tua mohon selalu mengawasi anaknya agar tidak terjadi hal seperti ini lagi.
MALANG, KOMPAS.com — Peristiwa ini mungkin bisa menjadi pelajaran bagi orangtua dalam hal mendidik anaknya. RU, bocah berumur 12 tahun, dilaporkan kepada polisi gara-gara diduga memerkosa tetangganya yang juga masih bocah. Anak perempuan ini masih berusia tujuh tahun atau kelas I SD.
Peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat (21/11) di Kabupaten Malang. Didampingi kedua orangtuanya saat melapor ke Polsek Singosari, Selasa (24/11), Ai, yang menjadi korban pencabulan, dengan polos bercerita jika pada Jumat siang ia diminta bermain ke rumah RU yang saat itu kosong. Bocah ingusan itu mengatakan, ia diiming-iming uang Rp 1.000 agar bersedia bermain di sana.
Malang bagi Ai, bukan sebuah acara bermain bersama yang didapat. Bocah mungil ini justru mendapatkan perlakuan yang tidak semestinya. RU yang tubuhnya tiga kali lebih besar mencabulinya. Ai yang takut tidak bisa berontak, berteriak pun tidak bisa karena mulutnya disumpal kain.
Aksi yang tidak semestinya dilakukan bocah seumuran RU terbongkar setelah beberapa warga yang sebelumnya melihat Ai bermain di rumah tersebut, tetapi hingga siang tidak juga keluar. Warga kemudian masuk rumah dan mendapati RU dan Ai yang busananya sudah tidak lengkap.
Tidak ingin berpolemik, warga memulangkan Ai ke rumah orangtuanya. Akan tetapi, orangtua Ai yang mendapatkan laporan dan mendengarkan cerita langsung dari Ai tidak terima dan melapor kepada polisi. Terlebih Ai terus menangis karena merasa sakit di kemaluannya. Yang mengejutkan, (maaf) di alat vital Ai ditemukan juga cairan hand and body lotion.
RU yang sempat menjalani pemeriksaan mengatakan, ia sama sekali tidak mengingat kejadian tersebut. RU merasa sedikit linglung seusai mandi di sebuah sumur dekat sekolahnya. “Saya cuma ingat dituntun seorang perempuan seusai mandi di sumur dan kemudian pulang,” ucapnya polos.
Kapolsek Singosari, Kabupaten Malang, AKP Agus Guntoro mengatakan, kasus ini dilimpahkan ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Malang, mengingat terlapor dan pelapor masih di bawah umur. why
untuk orang tua mohon selalu mengawasi anaknya agar tidak terjadi hal seperti ini lagi.
__________________
Walaupun Aku Dewi Persik tapi Aku Juga Mewek
- Add new comment
- 1200 reads
- Quote


Posted on Thu, 11/26/2009 - 03:18
Posted on Thu, 11/26/2009 - 04:04
Posted on Fri, 11/27/2009 - 07:24